Cara Untuk Mendapatkan Pinjaman UKM

Posted by

Jika Anda memiliki proyek startup bisnis atau Anda sudah memiliki bisnis tetapi terkendala oleh modal yang terbatas, tentu saja Anda akan mencari berbagai cara untuk mendapatkan modal untuk mengembangkan bisnis yang ingin Anda mulai atau pekerjaan yang sudah Anda miliki. Oleh karena itu, Anda mungkin membutuhkan modal atau pinjaman UKM untuk mengembangkan bisnis yang ingin Anda mulai atau operasikan.


Cara Mendapatkan Pendanaan UKM

  1. Mengajukan Pinjaman ke Perbankan

Cara ini tentu saja menjadi cara terpenting yang mereka pikirkan saat ingin mengajukan pinjaman. Mengajukan pinjaman melalui bank memang hal yang biasa dilakukan, namun terkadang proses dan waktunya cukup lama, terkadang masyarakat menunggu sesuatu yang tidak pasti.

Apalagi suku bunga yang tinggi juga membuat masyarakat ragu sebelum mengajukan pinjaman. Ada beberapa jenis pinjaman yang bisa Anda pilih, antara lain pinjaman usaha dan pinjaman tanpa agunan. Untuk pinjaman usaha, ini biasanya diberikan oleh bank tergantung pada jenis dan kondisinya.

Sedangkan kredit tanpa agunan untuk permodalan bagi bank UMKM adalah kredit perorangan yang tidak menggunakan agunan untuk modalnya. Pastikan Anda memahaminya dengan baik terlebih dahulu agar pinjaman yang dikirim tepat untuk kebutuhan bisnis yang Anda jalani dan agar pembiayaan usaha kecil dilakukan dengan baik dan tepat.

  1. Mengajukan Pinjaman ke Lembaga Keuangan Non-Bank

Tentu saja ada beberapa cara untuk mengajukan pinjaman, tidak hanya mengajukan pinjaman dari bank tetapi juga banyak lembaga keuangan non-perbankan dengan proses yang cukup sederhana. Seringkali lembaga-lembaga tersebut terbentuk karena pemerintah ingin rakyatnya tumbuh dan berkembang sehingga perekonomian nasional juga tumbuh.

Contoh organisasi antara lain pegadaian, koperasi simpan pinjam, pasar modal, asuransi, dan lain-lain. Beberapa lembaga tersebut merupakan lembaga keuangan non-bank, tetapi masih memiliki persyaratan dalam penerapannya. Jika Anda memilih untuk mengajukan pinjaman, seperti melalui koperasi, maka tentu saja Anda harus terlebih dahulu menjadi anggota dan memberikan modal adalah langkah pertama.

Hal tersebut tentunya akan kurang efisien terutama bagi yang membutuhkan modal dalam jangka pendek. Penting untuk diingat bahwa sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman dari suatu lembaga, perlu untuk memastikan syarat, aturan, dan tingkat bunga pinjaman yang harus dibayar agar tidak memperumit pelunasan lebih lanjut.

  1. Mengajukan Pinjaman ke Pemerintah

Anda juga dapat mengajukan pinjaman pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pinjaman ini bisa Anda temukan dari bank-bank seperti Mandiri, BNI, BTN, BRI hingga Bank Bukopin. Namun, ini hanya berlaku untuk mereka yang sudah memiliki bisnis aktif.

Namun, untuk mendapatkan pinjaman dari program pemerintah ini, bisnis yang Anda jalankan juga harus memiliki pendapatan yang sesuai dengan pinjaman yang Anda minta, sehingga tidak ada ketidakseimbangan antara pendapatan dan pinjaman yang dibayarkan serta proses pinjaman lancar.

  1. Mengajukan Pinjaman Melalui Peer-to-Peer (P2P) Lending

Terakhir, dengan mengajukan pinjaman melalui layanan Peer-to-Peer (P2P) lending. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, tentunya setiap kebutuhan akan terpenuhi dengan lebih mudah. Hanya mengajukan pinjaman melalui layanan ini tidak terkecuali. Mengajukan pinjaman melalui P2P Lending sebenarnya relatif lebih mudah daripada beberapa opsi aplikasi pinjaman di atas.

Namun, untuk mengajukan pinjaman melalui layanan ini, Anda harus memenuhi beberapa persyaratan. Salah satu pilihan bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman usaha untuk mengembangkan UKM Anda adalah melalui Akseleran. Di Akseleran Anda bisa mengajukan pinjaman mulai dari Rp 75 juta hingga Rp 2 miliar.

Persyaratan untuk dapat melakukan penggalangan pinjaman melalui akseleran adalah sebagai berikut:

  • Telah beroperasi selama lebih dari setahun dan berkantor pusat di Jabodetabek, Banten atau Bandung. Untuk bisnis di luar wilayah tersebut di Indonesia, Anda dapat menggunakan layanan Akseleran selama jumlah pinjaman di atas Rp 200 juta.
  • Berhasil menghasilkan laba bersih dalam satu tahun terakhir.
  • Memiliki laporan keuangan (minimal satu akun laba rugi) yang akan direkonsiliasi dengan akun giro 3 bulan terakhir.

Dapatkan pinjaman dengan suku bunga kompetitif dan prosedur aplikasi sederhana. Ajukan pinjaman untuk mengembangkan bisnis Anda sekarang dengan Akseleran P2P Lending Legal yang telah disahkan secara resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membuat transaksi yang Anda lakukan lebih aman dan terjamin.

Deskripsi : pinjaman UKM bisa didapatkan dari perbankan, non-bank, pemerintah, hingga P2P Lending yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. 


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 17.30

0 komentar:

Posting Komentar

Allianz Blog Contest

Popular Posts